Crypto & Web3 Indonesia

Morgan Stanley Luncurkan ETF Bitcoin di NYSE Arca

Morgan Stanley Siapkan ETF Bitcoin di NYSE Arca

Morgan Stanley, salah satu raksasa perbankan investasi global, telah memperbarui pengajuan untuk meluncurkan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin yang akan terdaftar di NYSE Arca. Dalam pembaruan ini, perusahaan menambahkan Fidelity sebagai kustodian dan mengungkapkan bahwa ETF ini akan diberi kode saham MSBT. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Morgan Stanley untuk memperluas layanan kripto kepada kliennya.

baca juga”Anggota Parlemen AS Sepakat Tentang Isi RUU Industri Kripto

Pembaruan Pengajuan ETF Bitcoin oleh Morgan Stanley

Morgan Stanley sebelumnya mendaftarkan ETF Bitcoin mereka pada Januari 2026, bersama dengan pengajuan untuk Morgan Stanley Solana Trust. Namun, pengajuan untuk Solana belum diperbarui sejak pertama kali diajukan. Sementara itu, pengajuan Bitcoin telah mengalami amandemen, yang mengungkapkan rincian baru, termasuk penunjukan Fidelity sebagai kustodian tambahan selain Bank of New York Mellon dan Coinbase Custody Trust Company.

Menurut amandemen formulir S-1 yang diajukan ke SEC, Morgan Stanley Bitcoin Trust akan memberikan keringanan biaya bagi investor dengan nilai investasi awal sebesar USD 5 miliar selama enam bulan pertama. Hal ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak investor untuk berpartisipasi dalam dana kripto tersebut, khususnya di pasar yang sedang berkembang ini.

Strategi Jangka Panjang Morgan Stanley dalam Kripto

Langkah ini menunjukkan komitmen Morgan Stanley untuk memperluas partisipasi mereka dalam sektor kripto. Amy Oldenburg, Kepala Strategi Aset Digital Morgan Stanley, mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut berencana untuk membangun kemampuan internal yang kuat untuk menyediakan layanan kripto. Hal ini sejalan dengan keinginan mereka untuk menawarkan tidak hanya perdagangan Bitcoin dan aset digital lainnya, tetapi juga layanan kustodian dan produk terkait kripto.

“Ketika Anda berada di posisi itu, Anda memiliki tanggung jawab yang signifikan kepada klien Anda untuk memastikan bahwa Anda memberikan layanan tersebut di semua tingkat teknologi,” ujar Oldenburg dalam konferensi Bitcoin di Las Vegas.

Pendaftaran ETF Ethereum dan Pengembangan Layanan Kripto

Pada Januari 2026, Morgan Stanley juga mengajukan permohonan untuk menambahkan ETF Ethereum ke dalam portofolio produk kripto mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka berencana untuk menawarkan lebih banyak pilihan aset digital kepada klien, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Solana. Namun, hingga saat ini, pengajuan untuk Ethereum dan Solana masih belum diperbarui sejak pengajuan awal mereka.

Morgan Stanley juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan menawarkan perdagangan Bitcoin, Ethereum, dan Solana melalui aplikasi E*Trade mereka. Langkah ini memberikan akses yang lebih mudah bagi klien retail maupun institusional untuk berinvestasi dalam aset digital yang semakin populer ini.

Potensi Pengaruh ETF Bitcoin terhadap Pasar Kripto

Keputusan Morgan Stanley untuk meluncurkan ETF Bitcoin di NYSE Arca diperkirakan akan memberikan dampak signifikan pada pasar kripto. Dengan menawarkan produk investasi yang lebih terstruktur dan teregulasi, ETF Bitcoin dapat memberikan lebih banyak kenyamanan dan keamanan bagi investor yang sebelumnya enggan berinvestasi langsung di pasar kripto yang masih relatif baru ini.

Sebagai tambahan, keberadaan Morgan Stanley yang mengelola hampir USD 9 triliun aset klien akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan legitimasi pasar kripto, yang sering kali dianggap volatile dan tidak teratur. Selain itu, langkah ini dapat membuka pintu bagi lebih banyak bank dan institusi keuangan besar untuk mengikuti jejak Morgan Stanley dalam menawarkan layanan kripto yang lebih terintegrasi.

Pandangan ke Depan: Perluasan Layanan Kripto oleh Morgan Stanley

Morgan Stanley tidak hanya berfokus pada ETF Bitcoin. Mereka juga tengah mengembangkan lebih banyak produk dan layanan terkait kripto, termasuk layanan penyimpanan dan perdagangan bagi klien institusional. Menurut Oldenburg, perusahaan tersebut ingin memberikan akses penuh kepada klien mereka untuk berpartisipasi dalam pasar kripto, termasuk fasilitas untuk menyimpan dan memperdagangkan Bitcoin.

Namun, meskipun minat terhadap kripto semakin meningkat, Oldenburg menyatakan bahwa mereka masih dalam tahap awal perjalanan ini. “Kita benar-benar perlu membangun ini secara internal. Kita tidak bisa hanya menyewa teknologi untuk melakukan ini,” tambahnya. Ini menunjukkan bahwa Morgan Stanley sangat serius dalam membangun infrastruktur kripto yang kokoh sebelum mereka dapat menawarkan layanan lebih luas kepada klien mereka.

Kesimpulan

Morgan Stanley semakin menunjukkan komitmennya untuk terlibat lebih dalam dalam industri kripto dengan meluncurkan ETF Bitcoin yang terdaftar di NYSE Arca. Dengan tambahan Fidelity sebagai kustodian dan pengenalan biaya investasi yang lebih rendah, ETF ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak investor. Sementara itu, bank investasi ini juga terus mengembangkan layanan kripto mereka, dengan tujuan memberikan akses penuh kepada klien mereka untuk berpartisipasi dalam pasar aset digital yang sedang berkembang.

baca juga”Pelaku Pasar Misterius Transfer Bitcoin saat Harga Minyak Melonjak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *