Crypto & Web3 Indonesia

Nakamoto Inc Jual Ratusan BTC Senilai Rp860 Miliar

Nakamoto Inc Jual 600 Bitcoin untuk Kurangi Utang dan Perkuat Keuangan

Nakamoto Inc mengambil langkah strategis dengan menjual sebagian kepemilikan Bitcoin (BTC) senilai US$48 juta atau sekitar Rp860,40 miliar. Perusahaan Bitcoin yang berbasis di Nashville itu menggunakan dana hasil penjualan untuk memperbaiki struktur keuangan, mengurangi utang, serta meningkatkan fleksibilitas pendanaan di tengah tingginya volatilitas pasar kripto.

Keputusan tersebut juga disertai dengan rencana program pembelian kembali saham senilai US$25 juta atau sekitar Rp448,12 miliar berdasarkan asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah sebesar Rp17.930. Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pengelolaan aset digital dan kepentingan pemegang saham.

baca juga”Pendiri Cardano Jelaskan Alasan Penggunaan 1.096 BTC

Penjualan Bitcoin Digunakan untuk Mengurangi Beban Utang

Berdasarkan laporan Yahoo Finance, Nakamoto Inc menjual sekitar 600 Bitcoin beserta produk derivatif terkait. Transaksi tersebut menghasilkan dana sebesar US$48 juta yang kemudian dialokasikan untuk melunasi utang sekitar US$45 juta dan melakukan pembiayaan ulang atas kewajiban pinjaman dalam bentuk stablecoin USDT.

Melalui perjanjian baru dengan bursa kripto Kraken sebagai pemberi pinjaman, Nakamoto berhasil memperpanjang jatuh tempo sebagian pinjaman hingga Juni 2027. Dari total kewajiban, sekitar 60 juta USDT akan jatuh tempo pada Desember 2026, sementara sekitar 105 juta USDT mendapat perpanjangan waktu pembayaran hingga pertengahan 2027.

Selain memperpanjang tenor pinjaman, kesepakatan baru tersebut juga menurunkan suku bunga menjadi serendah 7,75 persen per tahun. Perusahaan memperkirakan perubahan tersebut dapat menekan biaya bunga tahunan hingga sekitar US$4 juta atau setara Rp71,7 miliar.

Chief Investment Officer Nakamoto, Tyler Evans, mengatakan kondisi pasar Bitcoin yang fluktuatif menjadi alasan penting bagi perusahaan untuk menjaga neraca keuangan yang lebih disiplin.

Menurut Evans, strategi pembiayaan ulang ini membantu perusahaan menurunkan total utang sekaligus memberikan ruang yang lebih besar untuk mengelola kewajiban keuangan pada masa mendatang.

Kepemilikan Bitcoin Nakamoto Masih Mencapai Ribuan BTC

Meski telah melepas sebagian asetnya, Nakamoto Inc masih memiliki sekitar 4.467 Bitcoin dalam neraca perusahaan. Dengan estimasi harga saat ini, kepemilikan tersebut bernilai sekitar US$284 juta atau setara Rp5,09 triliun.

Jumlah kepemilikan tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi bagian utama dari strategi investasi jangka panjang perusahaan. Penjualan sebagian aset dilakukan sebagai langkah pengelolaan risiko, bukan sebagai keputusan untuk keluar dari pasar kripto.

Arthur Hayes Sebut AI Menjadi Penghambat Kenaikan Harga Bitcoin

Di tengah pergerakan pasar yang masih bergejolak, pendiri sekaligus mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, mengungkapkan pandangannya mengenai faktor yang membatasi kenaikan harga Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Hayes, meningkatnya investasi ke sektor kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu penyebab likuiditas global tidak sepenuhnya masuk ke pasar kripto.

Dalam analisisnya, Hayes menjelaskan bahwa peningkatan jumlah uang beredar seharusnya memberikan dorongan lebih besar terhadap harga Bitcoin. Namun, perhatian investor yang besar terhadap perkembangan teknologi AI membuat sebagian modal berpindah ke sektor tersebut.

Ia menilai peluncuran ChatGPT pada November 2022 menjadi salah satu titik awal meningkatnya antusiasme pasar terhadap AI. Di periode yang sama, Bitcoin juga mengalami pemulihan signifikan setelah tekanan akibat runtuhnya bursa kripto FTX.

Pergerakan harga Bitcoin ke depan masih akan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi likuiditas global, sentimen investor terhadap teknologi baru, hingga kebijakan perusahaan besar dalam mengelola kepemilikan aset digital mereka.

baca juga”Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menghijau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *