REKOMENDASI KRIPTO HARI INI: BERA, MET, DAN PUMP BERPOTENSI MENARIK SAAT PASAR KONSOLIDASI
BITCOIN BERTAHAN DI LEVEL US$81.500 DI TENGAH ANTISIPASI DATA INFLASI AS
Pasar aset kripto bergerak cenderung stabil pada perdagangan hari ini di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap rilis data inflasi Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat pergerakan harga Bitcoin dan sejumlah altcoin utama masih berada dalam fase konsolidasi.
Baca Juga “Ketika Bitcoin Sukses Ciptakan 145 Ribu Orang Kaya Baru“
Berdasarkan data perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan di level US$81.550 atau sekitar Rp1,42 miliar. Harga BTC tercatat naik tipis sekitar 0,09 persen dibanding hari sebelumnya.
Dominasi pasar Bitcoin atau BTC Dominance (BTC.D) saat ini berada di level 60,75 persen. Sementara itu, total kapitalisasi pasar aset kripto global stagnan di kisaran US$2,69 triliun.
Pergerakan pasar hari ini dipengaruhi ekspektasi investor terhadap data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat periode April 2026. Data inflasi tersebut diperkirakan memicu volatilitas tinggi di pasar keuangan global, termasuk aset digital.
Ekonom memproyeksikan inflasi tahunan AS meningkat menjadi 3,7 persen dibandingkan 3,3 persen pada Maret 2026. Kenaikan itu dipicu lonjakan harga minyak dunia yang sempat menembus level US$100 per barel.
Analis pasar menilai Bitcoin harus mampu bertahan di atas level psikologis US$80.000 untuk menjaga tren bullish jangka pendek. Jika data CPI melampaui ekspektasi pasar, BTC berpotensi turun menuju area support berikutnya di kisaran US$76.000.
Meski demikian, sentimen institusional terhadap Bitcoin masih cukup positif. ETF Bitcoin milik Morgan Stanley dengan ticker MSBT mencatat arus dana masuk atau inflow sebesar US$193,6 juta pada bulan pertama perdagangan tanpa adanya outflow.
Data tersebut menunjukkan minat investor institusi terhadap Bitcoin masih kuat di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi global.
Selain Bitcoin, sentimen positif juga muncul dari sektor altcoin. Solana tercatat naik lebih dari 15 persen dalam sepekan terakhir dan mendekati level US$100.
Kenaikan SOL didorong perkembangan Alpenglow consensus protocol upgrade yang semakin dekat dengan peluncuran mainnet. Upgrade tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Solana.
Di sisi lain, perusahaan penerbit stablecoin USDC, Circle, juga mencatat kinerja keuangan positif pada kuartal pertama 2026. Saham Circle dilaporkan melonjak 20 persen setelah perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$694 juta.
Walaupun angka pendapatan sedikit di bawah ekspektasi pasar, pertumbuhan sirkulasi USDC mendorong laba per saham atau earnings per share (EPS) naik menjadi US$0,21.
Sementara itu, pasar ETF kripto kembali berkembang dengan peluncuran ETF Hyperliquid (HYPE) oleh 21Shares. Produk ETF tersebut resmi diperdagangkan dengan ticker TYPE dan menawarkan biaya manajemen rendah sebesar 0,30 persen.
Di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif, sejumlah altcoin dinilai memiliki potensi pergerakan menarik dalam jangka pendek. Berikut rekomendasi aset kripto yang menjadi perhatian trader hari ini.
BERA BERPELUANG MENGUAT DI SEKTOR LAYER-1
Berachain menjadi salah satu altcoin yang dipantau trader karena memiliki momentum positif di sektor blockchain Layer-1.
BERA direkomendasikan masuk di area Rp7.050 dengan target take profit di level Rp8.750. Sementara batas risiko atau stop loss berada di area Rp6.485.
Kinerja proyek Layer-1 masih menjadi perhatian pasar karena investor terus mencari ekosistem blockchain baru yang memiliki potensi adopsi tinggi.
MET DILIRIK PASAR SEKTOR DECENTRALIZED EXCHANGE
Metis juga masuk dalam daftar rekomendasi perdagangan hari ini. Aset digital dari sektor decentralized exchange (DEX) ini dinilai memiliki peluang teknikal jangka pendek.
Trader disarankan mempertimbangkan entry di area Rp3.000 dengan target profit di kisaran Rp3.750. Adapun batas stop loss direkomendasikan di level Rp2.780.
Sektor DEX masih menjadi bagian penting dalam perkembangan keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi) yang terus berkembang di industri blockchain.
PUMP MENARIK PERHATIAN DI TENGAH TREN MEMECOIN
PUMP menjadi aset berikutnya yang menarik perhatian trader, terutama di sektor memecoin aggregator yang sedang populer di komunitas kripto.
PUMP direkomendasikan masuk di level Rp36 dengan target kenaikan hingga Rp43. Sementara batas stop loss berada di area Rp33.
Tren memecoin masih menunjukkan aktivitas tinggi meski memiliki tingkat volatilitas yang besar. Investor disarankan tetap memperhatikan manajemen risiko sebelum masuk ke aset berisiko tinggi tersebut.
Selain rekomendasi altcoin, data pasar juga menunjukkan beberapa aset mengalami kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir. Avalon Labs (AVL) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 138 persen, disusul Stella (ALPHA) sebesar 84 persen dan Gitcoin (GTC) sebesar 79,5 persen.
Di sisi lain, beberapa aset mengalami koreksi tajam. Sweat (SWEAT) turun 27,9 persen, NAVI Protocol (NAVX) melemah 24,65 persen, dan Quack AI (Q) terkoreksi 19,8 persen.
Pergerakan pasar kripto hari ini menunjukkan investor masih bersikap hati-hati menunggu arah kebijakan ekonomi global dan data inflasi AS. Dalam kondisi seperti ini, volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi.
Karena itu, trader dan investor disarankan menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin sebelum mengambil keputusan transaksi. Selain mengejar peluang keuntungan, keamanan modal tetap menjadi faktor utama dalam menghadapi pasar aset digital yang sangat dinamis.
Baca Juga “Tokocrypto nilai penurunan transaksi kripto RI imbas tekanan global“



